top of page
Search

Zakheus

  • Writer: Ps. Edi Lastra
    Ps. Edi Lastra
  • Sep 14, 2022
  • 2 min read

Ibadah Komsel, 14 September 2022 (Lukas 19:1-10)

Ps. Edi Lastra


Kisah Zakheus dalam Injil Lukas 19 sangat menarik karena menceritakan tentang kehidupan seorang berdosa yang mengalami jamahan kasih Tuhan sehingga beroleh keselamatan dan menjadi saksi-Nya melalui perubahan hidup yang nyata.

Kisah ini diawali dengan perjalanan Yesus melintasi kota Yerikho sebagai salah satu pusat perpajakan terbesar di Palestina dan pusat pemungut cukai tinggal. Anehnya, ditengah kerumunan banyak orang yang berebut melihat diri-Nya, Yesus malah melayangkan pandangnya kepada Zakheus.


Mengapa Yesus Tertarik Pada Zakheus?

1. Karena Zakheus adalah orang berdosa. Dalam Lukas 19: 2 disebutkan dengan jelas siapakah Zakheus itu. Ia adalah kepala pemungut cukai dan seorang yang kaya. Pemungut cukai adalah jabatan yang sangat dibenci oleh rakyat dan pemimpin Yahudi saat itu, karena 2 alasan: 1)Pemungut cukai dianggap sebagai pengkhianat bangsa Yahudi karena bekerja sama dengan penjajah yaitu Romawi. 2)Pemungut cukai biasanya adalah seorang penipu karena menarik pajak lebih dari yang seharusnya.

Namun karya Allah tidak dapat dijangkau oleh pikiran manusia. Manusia berdosa justru menjadi objek cinta kasih Allah.

2. Karena Yesus mau menyelamatkan Zakheus “Zakheus turunlah! Aku harus menumpang dirumahmu.” Kata harus dalam kalimat tersebut berarti bahwa apa yang Yesus katakan bukan sekedar keinginan belaka tetapi ada maksud dan tujuan mendesak yang tersirat pasti dilaksanakan. Jadi bukan sebuah kebetulan, kedatangan Yesus memiliki makna ilahi penting bahwa Ia datang, sengaja memberi kesempatan kepada Zakheus untuk melihat-Nya. Dialah yang berinisiatif lebih dulu untuk mencari Zakheus, bukanlah sebaliknya.

Sama seperti Zakheus, kita ini adalah manusia berdosa yang sama sekali tidak layak. Kita yang butuh keselamatan namun Tuhan yang rela datang untuk mencari dan menyelamatkan kita.


Sikap Hati Zakheus

Yesus tertarik karena sikap hati dan tindakan yang dilakukan Zakheus, yaitu:


1. Karena keingintahuan Zakheus akan Yesus. Dengan keterbatasan ukuran tubuhnya, Zakheus melakukan usaha nyata dengan cara memanjat pohon ara hanya untuk melihat Yesus. Itu menunjukkan bahwa dalam jiwanya, orang berdosa ini sangat membutuhkan Yesus.

Saudara, apakah kerinduan kita untuk mengenal Juruselamat kita sama seperti Zakheus? - Masihkah kita membaca, merenungkan Firman-Nya? - Masihkah kita memiliki waktu pribadi dengan Yesus?


2. Karena Keterbukaan Zakheus. Zakheus terbuka akan pengajaran Yesus. Apa yang Yesus ajarkan dan sampaikan dilakukan dengan baik olehnya.

Ia mau melembutkan hatinya dan menerima Firman dengan sukacita, bukan sebagai beban dan rutinitas belaka.


3. Ada kehidupan baru yang nampak dalam diri Zakheus. Keseriusannya dalam meresponi Firman Tuhan dibuktikan dengan perubahan hidup yang "radikal" ( ayat 8 ) Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: ”Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Luar biasa!


Refleksi

Kasih-Nya yang besar sudah dinyatakan dengan mencari dan menyelamatkan kita manusia berdosa. Mari responi kasih-Nya dengan belajar mengenal-Nya lebih dalam sehingga perubahan hidup ke arah Kristus makin nyata dan pada akhirnya hidup kita menjadi kesaksian bagi banyak orang. Amin.

 
 
 

Comments


GJKI Penuaian

Taman Kopo Indah III Blok B3 No.22

Bandung, Indonesia.

Email: gjki.penuaian@gmail.com

Phone: 0898-9155-354

             (Pdt. Edi Lastra, S.Th)

Dapatkan Info Terupdate

Thanks for submitting!

© 2022 GJKI Penuaian 

bottom of page