top of page
Search

Menang Atas Kuasa Si Jahat

  • Writer: Ev. Ervi Lastra
    Ev. Ervi Lastra
  • Oct 11, 2022
  • 2 min read

Ibadah Komsel, 11 Oktober 2022 (Yakobus 4:1-10)

Ibu Gembala Ervi Lastra



Firman Tuhan difokuskan pada ayat 7-8 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!


Perjalanan hidup orang percaya perlu mengalami hidup berkemenangan atas dosa. Mengapa perlu menang? Karena iblis ingin merebut anak Tuhan dari kasih karunia Tuhan. Ingat! 3 tujuan iblis : mencuri, membunuh, membinasakan (Yoh 10:10)


Hidup Berkemenangan

Melalui Firman-Nya kita dapat mempelajari ada 3 senjata agar kita mengalami kemenangan atas si jahat:

1. Tunduk kepada Allah (ayat 7a) Diambil dari bahasa Yunani, kata u`pota,sso (hupotasso) menurut expository dictionary adalah istilah kemiliteran, yang berarti berada di bawah atau menjadi di bawah. Hupo artinya di bawah dan tasso artinya mengatur. Jadi Tunduk berarti : menaati / menuruti otoritas Tuhan. Hidup anak Tuhan selayaknya seturut dan sesuai kehendak Tuhan karena hidup ini bukan milik kita lagi, melainkan Kristus yang hidup dalam kita.


2. Lawan siasat iblis (ayat 7b) Jika kita dalam otoritas Tuhan, kita dimampukan melawan iblis. Iblis datang dengan berbagai tipu daya yang menarik, bukan dengan wujud menyeramkan. Ingat kisah kejatuhan manusia pertama kali? Iblis menawarkan sesuatu yang menarik kepada Hawa. Begitu juga ketika ia mencobai Yesus dengan sesuatu yang dibutuhkan-Nya pada waktu Ia selesai berpuasa, yaitu : makanan. Bahkan lebih jauh ia menawarkan hal yang menjadi keinginan kebanyakan orang yaitu : kekuasaan.



Saat ini iblis bisa datang melalui banyak cara, misalnya melalui teknologi dan sosial media. Semua media ia gunakan untuk membawa kita jauh dari Tuhan dan membuat kita jatuh dalam dosa. Iblis seperti singa yang mengaum dan mencari mangsa yang bisa ia terkam (1 Pet 5:8-9). Jika mau menang, kita tidak boleh lemah dan lengah, tapi harus terus berjaga-jaga dan melawan.


3. Mendekat kepada Allah (ayat 8) Jika kita dekat kepada Tuhan, kita akan merasa aman. Bagaimana caranya dekat kepada-Nya?


a.Melalui persekutuan pribadi. Doa dan saat teduh pribadi akan membuat kita lebih dekat dan mengenal kehendak-Nya. Roh kita akan makin kuat, sehingga kita mampu melawan siasat si jahat.


b. Persekutuan dengan saudara seiman Saat dalam persekutuan seiman, kita akan dikuatkan. Sebaliknya jika sendiri, iblis akan menyerang dan memangsa. Layaknya sekumpulan rusa yang berkoloni akan lebih kuat dalam menghadapi bahaya karena ada dukungan dari sesamanya. Sebaliknya jika ia menjauh dari koloninya, maka ia rentan diintai dan dimangsa oleh predator. Begitu pula hidup kita, dalam persekutuan, kerohanian kita akan semakin kuat.



Refleksi

Mari, hidup mendekat dan tunduk dalam ketaatan kepada-Nya, sehingga kita dimampukan untuk melawan setiap siasat si jahat dan mengalami kemenangan demi kemenangan bersama-Nya. Amin.

 
 
 

Comments


GJKI Penuaian

Taman Kopo Indah III Blok B3 No.22

Bandung, Indonesia.

Email: gjki.penuaian@gmail.com

Phone: 0898-9155-354

             (Pdt. Edi Lastra, S.Th)

Dapatkan Info Terupdate

Thanks for submitting!

© 2022 GJKI Penuaian 

bottom of page