top of page
Search

Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan

  • Writer: Bp. Freddy Kosasih
    Bp. Freddy Kosasih
  • Oct 9, 2022
  • 3 min read

Ibadah Minggu, 9 Oktober 2022 (Roma 8:28)

Bp. Freddy Kosasih



Dalam perjalanan hidup sebagai anak-anak Tuhan apakah ada yang namanya KEBETULAN? Apakah setiap peristiwa dan musim dalam hidup ini di luar rencana dan campur tangan Tuhan? Dengan iman, kita dapat berkata TIDAK ADA KEBETULAN karena ALLAH TURUT BEKERJA DALAM SEGALA SESUATU UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN.


Roma 8 : 28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.


Ayat ini sangat unik. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, peristiwa yang besar atau kecil, yang menyenangkan atau menyusahkan, pengalaman yang pahit atau manis, yang mematikan atau menghidupkan, yang menguntungkan atau merugikan, mempunyai hubungan satu dengan yang lain, dan Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi-Nya.



Ia Adalah Allah yang Turut Bekerja

Ada 2 poin penting dalam ayat ini :

1. Ada bagian yang harus kita lakukan. Allah turut bekerja berarti kita sebagai anak-Nya tidak pasif. Ada bagian kita yang perlu kita kerjakan dan ada bagian Allah dimana Ia berkarya. Allah turut bekerja juga bukan berarti Ia tidak mampu tanpa campur tangan kita. Ia sangat mampu, namun kita bisa perhatikan bahwa sejak semula (penciptaan) Allah melibatkan manusia dalam perencanaan-Nya.


2. Jika Allah turut bekerja maka hasilnya pasti baik. Karena Ia mendatangkan kebaikan dalam segala sesuatu, maka tidak ada istilah hari sial, angka sial. Semuanya baik di dalam Tuhan. Mungkin saat ini kita sedang menghadapi masalah namun tetap percaya bahwa Allah turut bekerja mendatangkan kebaikan. Segala sesuatu berada dalam otoritas dan kendalinya untuk membawa kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya.


Bagi Siapa Karya Kebaikan Allah?

Apakah Ia turut bekerja mendatangkan kebaikan untuk semua orang? Jika menilik ayat ini lebih dalam ternyata tidak demikian. Lalu, kepada siapa Tuhan turut bekerja mendatangkan kebaikan?


1. Bagi mereka yang mengasihi Dia. Bagaimana caranya kita mengasihi Tuhan? Bagaiamana cara membuktikan bahwa kita mengasihi-Nya? - Mengenal pribadi Yesus - Menuruti perintah-perintah-Nya 1 Yohanes 5 : 3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.


Saudara, Ia adalah Allah yang baik dan peduli pada umat-Nya. Sesungguhnya ketika kita mengasihi dan menuruti perintah-Nya, sadar atau tidak, semuanya demi diri kita sendiri. Buktinya: 1 Korintus 2 : 9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”



2. Bagi yang dipilih dan dipanggil Tuhan Apa tandanya kita dipanggil dan dipilih Tuhan? Jika kita percaya hanya kepada 1 Tuhan yaitu Yesus Kristus yang menebus dan menyelamatkan kita. Lalu apa tujuan Tuhan memilih kita?

a. Menjadi serupa dengan Dia. Roma 8 : 29 menjelaskan hal ini : Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.


Jadi artinya Tuhan mau kita serupa dengan Tuhan Yesus. Hari demi hari semakin serupa dengan-Nya baik dalam hal pikiran, perasaan, cara berbicara, tindakan. Tuhan memproses kita semakin hari semakin serupa dengan diri-Nya yang pada akhirnya hidup kita menjadi batu penjuru, yakni menjadi berkat bagi orang lain, bukan malah menjadi batu sandungan yang merugikan orang lain.


2. Menghasilkan buah Yohanes 15 : 16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.


Tuhan ingin memproses kita agar kita hidup menghasilkan buah : Buah Pertobatan, Buah Pelayanan, Buah Roh.


Refleksi

Mari, sebagai anak-anak-Nya belajarlah untuk mengasihi Tuhan lebih sungguh. Janji-Nya ya dan amin bahwa Ia turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Amin.


Khotbah selengkapnya dapat disaksikan melalui link berikut ini : https://www.facebook.com/100082905627415/videos/1845741892426983/


 
 
 

Comments


GJKI Penuaian

Taman Kopo Indah III Blok B3 No.22

Bandung, Indonesia.

Email: gjki.penuaian@gmail.com

Phone: 0898-9155-354

             (Pdt. Edi Lastra, S.Th)

Dapatkan Info Terupdate

Thanks for submitting!

© 2022 GJKI Penuaian 

bottom of page