Menang Atas Belenggu Masa Lalu
- Ps. Mika Sulistiono

- Jul 17, 2022
- 2 min read
Updated: Aug 10, 2022
Ibadah Minggu, 17 Juli 2022 (Kolose 3:1-17)
Pdt. Mika Sulistiono

Menarik jika kita mengikuti perjalanan Rasul Paulus di beberapa kota tempat pelayanannya memberitakan Injil. Surat-suratnya di tiap kota membicarakan hal yang spesifik.
Efesus : mengungkapkan kekaguman Paulus akan terwujudnya gereja Tuhan. Filipi : lebih banyak berbicara mengenai ketuntasan harga dirinya sebagai seorang mantan Farisi untuk menjadi hamba Tuhan. Surat ini seringkali mengungkapkan “pemberdayaan dan sukacita melalui penderitaan.” Filemon : secara umum surat ini berisikan permohonan Paulus kepada Filemon agar ia berbaik hati kepada Onesimus, budaknya yang melarikan diri krn masalah uang. Kolose : mengungkapkan kehebatan Kristus sebagai pusat kehidupan jemaat dan orang percaya.
Firman Tuhan yang dibawakan hambaNya hari ini mengambil bacaan dari Surat Kolose 3, memfokuskan pada masalah dosa yang terjadi di masa lalu namun terbawa dan hidup hingga saat ini. Dosa ini bagaikan belenggu yang mengikat dan membuat tawanannya tak berdaya. Namun sebagai orang percaya sepatutnya kita berjuang untuk menang atas belenggu masa lalu kita.
Kecenderungan manusia ketika berbicara menang atas belenggu masa lalu, biasanya berfokus untuk meminta Tuhan secara aktif bekerja, namun lupa bahwa kita pun harus sama aktifnya bersinergi dengan Tuhan.

Kunci Menang Atas Belenggu Masa Lalu
Dalam bacaan ini ada beberapa hal kunci bagaimana umat Tuhan harus bertindak aktif bersama Allah untuk berjuang menang atas belenggu dosa.
1. Secara radikal mengarahkan pikiran ke atas, ke arah dimana Kristus ada. Kemenangan atas masa lalu dimulai dari kepala (pikiran). Pikiran dan hati harus diarahkan terus ke Tuhan. Orang percaya tidak pasif, namun aktif bekerja sama dengan kuasa Tuhan. From the Head (kepala/pikiran) to the Heart (hati) and then Hand (tangan/tindakan)
2. Bersikap radikal untuk membuang dan mematikan hal² duniawi. Sesuatu yg dimatikan itu adalah hal yang jelas menjijikan dan harus dilupakan. Ada banyak hal yang dulu kita anggap nikmat namun tanpa sadar sekarang menjadi belengggu. Itulah dosa. Bahkan Paulus menyebutnya sama dengan penyembahan berhala. Apa itu berhala? Kesenangan akan sesuatu yg berlebihan melebihi Tuhan dan bersifat merusak.
3. Kenakanlah (lekatkan) hal² mulia yang Tuhan inginkan : kasih, belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah lembutan, kesabaran, dan pengampunan
Refleksi
Mari, sebagai umat tebusan-Nya kita terus berjuang bersama-Nya hingga meraih kemenangan dan kemerdekaan sejati.
Lalu dengan rendah hati memancarkan / meradiasikan pikiran dan hidup Kristus dalam hidup kita sebagai bukti Kristus telah memerdekakan kita. Amin.
Khotbah lengkap dapat Sdr/Sdri. saksikan melalui tayangan ulang di link berikut : https://www.facebook.com/100082905627415/videos/1546146845841217/



Comments