Hidup Selalu Dengan Tuhan
- Asianto Samuel

- Aug 30, 2022
- 1 min read
Ibadah Komsel, 30 Agustus 2022 (Yohanes 6:16-21)
Sdr. Asianto Samuel

Ada keunikan dalam perikop ini. Biasanya Yesus bersama para murid ketika melakukan perjalanan pelayanannya, namun dalam kisah ini Yesus meminta para murid untuk bertolak ke seberang danau tanpa diri-Nya. Seakan ada ke-alpa-an Tuhan dalam kisah ini. Dan benar, ketika para murid bertolak dengan perahu, danau gelap menjadi menakutkan. Langit hitam pekat, angin menderu mengancam, semua rasa aman hancur ditelan ombak yang bergelora.
Namun kehadiran dan kepedulian-Nya nyata. Yesus mendekati perahu itu dan mengubah keadaan dalam seketika. Kisah ini menganalogikan hidup kita. Seringkali badai hidup, goncangan, dan ketakutan yang bahkan dapat mengancam jiwa bisa menerpa perahu hidup kita. Dan nampaknya Yesus tidak hadir, namun ketahuilah bahwa Dia selalu ada. Bersyukur karena Ia adalah Tuhan yang peduli dan mengerti pergumulan hidup kita.

Alasan untuk Hidup Selalu Dengan Tuhan
Ketika kita menyertakan Yesus dalam hidup kita dan menjadikannya nahkoda perahu kita, maka penyertaan-Nya nyata. Perkataan-Nya begitu tegas namun lembut dan menguatkan : "Aku ini, jangan takut!" Dalam Firman-Nya kita merasa aman karena Ia adalah Allah yang berkuasa, Pencipta langit dan bumi, sehingga angin dan badai pun tunduk pada-Nya.
Alasan mengapa harus hidup selalu dengan Tuhan : 1. Bersama Kristus kita dimampukan untuk melewati setiap badai hidup. 2. Di dalam kelemahan kita, Tuhan mau menyatakan kuasa dan mujizat-Nya. 3. Ketika Yesus hadir, ketakutan lenyap.
Refleksi
Mari, jaga relasi kita dengan Tuhan setiap waktu. Jadikan Dia prioritas dan nahkoda perahu hidup kita. Amin.



Comments