top of page
Search

Bersyukur Karena Kasih Setia-Nya

  • Writer: Ps. Edi Lastra
    Ps. Edi Lastra
  • Aug 21, 2022
  • 3 min read

Ibadah Minggu, 21 Agustus 2022 (Mazmur 136:1-26)

Ps. Edi Lastra



Dalam Kitab Mazmur 136 ini, terdapat banyak kalimat repetitif (pengulangan) :

"Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."


Disini pemazmur hendak mengingatkan tentang hal yang begitu penting yakni agar kita senantiasa bersyukur kepada Tuhan dalam segala hal di setiap situasi dan musim kehidupan kita.


Benar bahwa kehidupan ini seperti roda, kadang di atas, kadang berada di bawah. Oleh karenanya, sebuah pepatah sunda berbunyi demikian :

"Tong ngeluh keur ripuh" (Jangan mengeluh ketika susah)

"Tong ngaraja keur bagja" (Jangan sombong ketika senang)


Namun dalam semuanya itu, baik susah maupun senang, sepatutnya umat Tuhan belajar bersyukur sebab Ia baik. Kebaikan-Nya diwujudnyatakan dalam kasih dan kesetiaan-Nya yang tidak terbatas hanya kepada bangsa Israel, namun terus berlanjut kepada umat-Nya hingga kesudahan zaman.


Tak Ada Alasan Tak Bersyukur

Pemazmur ingin menekankan bahwa Allah yang kita sembah tidak sama dengan ilah-ilah lain, sehingga selayaknya kita bersyukur karena hal itu. Mengapa?


1. Dialah Allah yang menciptakan alam semesta beserta seisi dunia ini (ayat 4-9)

Dalam Ibrani 11:3 dikatakan : Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.



Hanya dengan berfirman, segala sesuatu dijadikan-Nya. Ini membuktikan bahwa Dia adalah Allah yang maha kuasa, agung, dan ajaib. Oleh karena itu patut kita bersyukur dan bangga memiliki Allah yang hidup dan berkuasa.

Dengan kuasa-Nya pula Dia menciptakan kita serupa dan segambar dengan-Nya (Imago Dei), bahkan lebih jauh Ia sendiri telah menghampakan diri-Nya dan berinkarnasi menjadi sama dengan kita, untuk menanggung kelemahan dan dosa kita.


2. Dialah Allah yg membebaskan umat-Nya (ayat 11-15)

Ia membawa Israel keluar dari Mesir, dari tanah perbudakan. Ia mengubah status budak yang melekat pada diri bangsa Israel, menjadi bangsa yang merdeka.

Dengan tangan-Nya yang kuat dan dengan lengan yang teracung, Ia membelah Laut Teberau, menuntun umat-Nya menyeberanginya, dan mencampakkan Firaun beserta tentaranya ke laut itu.



Kuasa-Nya tidak hanya membebaskan bangsa Israel, namun lebih jauh, Ia membebaskan kita dari belenggu dosa. Dalam bahasa Ibrani (Perjanjian Baru) ada beberapa kata yang berhubungan dengan penebusan yaitu :

a. Agorazo (dibayar lunas) artinya pembelian sesuatu dengan harga yang setimpal dengan dosa, yaitu melalui pengorbanan Yesus Kristus.

b. Exagorazo artinya kematian Kristus tidak hanya membayar dosa manusia tetapi sekaligus melepaskan mereka dari perbudakan dosa, sehingga kita dibebaskan dari belenggu dan hukuman dosa.

c. Lutroo (dimerdekakan, dibebaskan)

Penebusan yang dilakukan Yesus berarti membebaskan, melepaskan manusia dari ikatan dosa sehingga dosanya diampuni dan terlepas dari hukuman Allah.



Karena kita sudah ditebus, jangan mau lagi tinggal di "Mesir" dan diperbudak oleh dosa. Hati-hati dengan dosa! Dosa selalu menarik dan memikat . Harta, jabatan, hobi, wanita dapat memikat dan mengikat kita untuk jatuh dan terbelenggu dalam dosa.


3. Dialah Allah yg memimpin umat-Nya di padang gurun (ayat 16)

Tuhan ijinkan bangsa Israel berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun, bukan karena Tuhan jahat, namun karena kekerasan hati mereka. Bangsa Israel dikenal dengan bangsa yang tegar tengkuk, suka bersungut-sungut dan mengeluh. Namun syukur kepada Tuhan bahwa kasih setia-Nya terus nyata memimpin umat-Nya di padang gurun sekalipun.



Perjalanan Israel menjadi gambaran perjalanan hidup rohani kita. Ada kalanya Tuhan ijinkan kita melewati padang gurun yang gersang. Panas terik di siang hari dan dingin di malam hari. Namun kita tidak sendiri, Tuhan senantiasa memimpin sehingga kita bisa melewatinya dan masuk "Tanah Perjanjian-Nya"



Refleksi

Mari, belajar bersyukur senantiasa karena kasih dan kesetiaan-Nya kekal selamanya. Amin.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!

Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.


Khotbah selengkapnya dapat disaksikan melalui tayangan ulang di link berikut


Atau melalui link instagram berikut :

 
 
 

1 Comment


Andreas Danny
Andreas Danny
Aug 31, 2022

Haleluya. Tuhan Yesus baik👍🏼

Like
GJKI Penuaian

Taman Kopo Indah III Blok B3 No.22

Bandung, Indonesia.

Email: gjki.penuaian@gmail.com

Phone: 0898-9155-354

             (Pdt. Edi Lastra, S.Th)

Dapatkan Info Terupdate

Thanks for submitting!

© 2022 GJKI Penuaian 

bottom of page